Testimoni

Pengalaman Sri Endah Terbebas Dari Glaukoma Menggunakan Ramuan TANOMAX

sri-endahMata adalah karunia terbesar dari Tuhan YME kepada umatnya di dunia, agar kita dapat melihat keindahan ciptaanNya. Namun apa yang terjadi jika Tuhan berkehendak lain. Maka dunia ini akan sangat gelap.

Inilah yang hamper terjadi pada Sri Endah, 57 tahun. Mata kirinya sudah mengalami glaukoma atau mencairnya/ mengkristalnya cairan di mata, sehingga merusak retina dan tidak mampu menciptakan kamera yang bisa menangkap objek yang dilihat. Sehingga pandangan tampak kabur atau menjadi gelap. “Saya pasrahkan glaukoma tersebut sejak hampir 3 tahun yang lalu. Tapi ada hal yang membuat saya kaget, saat saya memeriksakan mata sebelah kanan, dokter mendiagnosa bahwa sel-sel yang menghubungkan antara bola mata saya – sebelah kanan, yang masih normal dan sehat – dengan tengkorak kepala saya sudah rusak menyebabkan bola mata saya bisa lepas dari mangkoknya,” terang Sri memulai ceritanya.

Gejalanya datang dengan cepat saat itu, Sri yang sedang bersantai dirumah tiba-tiba mengalami pandangan yang kabur dan gelap. Ditengah kekalutannya menghadapi serangan mendadak tersebut, Sri mencoba tenang dan berbaring di kamarnya. Selang setengah jam, ia mencoba bangkit dan meminta tolong kepada keponakannya untuk menelepon dokter mata langganannya. “Saya sedikit syok begitu tahu dokter saya cuti sehingga baru akan kembali beberapa minggu. Saat itu saya teringat bahwa saya punya TANOMAX.” Tanpa menunggu waktu, Sri langsung berkonsultasi dengan Nina Sarungu, Nutritionist TN Independen Indonesia dan menceritakan kejadian yang menimpanya. Berbekal informasi dari Nina, Sri mengonsumsi TANOMAX dan meneteskan TANOMAX  yang bagian atasnya (cairan yang bening) di matanya pada pagi dan sore hari sebanyak 2 tetes.

Sambil menenangkan diri Sri mencoba mencari dokter mata lainnya untuk memeriksakan kondisinya. Setelah berhasil, maka vonis yang didengarnya adalah adanya kerusakan sel mata, sehingga menyebabkan bola matanya terlepas dari mangkok tengkoraknya. ”Atau bahasa dokternya Retina Detachment,” terang Sri. Namun Sri mempercayakan TANOMAX sebagai solusi atau membantu meningkatkan kesembuhannya. Bahkan ia menanyakan hasil medis yang didapatkannya dari dokter mata kepada Dr. Amarullah di TNI saat acara Health Talk.

 “Dr Amarullah memberikan informasi kepada saya bahwa, untuk memperbaiki sel, butuh waktu 100 hari. Benar saja di bulan Agustus, mata saya sudah mulai membaik. Bahkan mata kiri saya yang mengalami glaukoma terlebih dulu juga ikut membaik. Puji Tuhan, ternyata TANOMAX sangat luar biasa dan memang benar paten TANOMAX tentang glaukoma dan memperbaiki sel. Terima kasih TANOMAX.”

Pengalaman Nyata Ibu Picay Bisa Bebas Dari Glaukoma 

ibu-picay-glukomaSeiring bertambahnya usia, kinerja organ tubuh semakin berkurang. Kesigapan dan kemampuan yang diberikan masing-masing organ perlahan menurun. Secara alami, manusia akan mengalami hal tersebut. Tapi itu bukanlah hal yang harus ditakuti, karena semua ada solusinya. Mengatur pola hidup sejak dini merupakan langkah bijak dalam mengantisipasi penurunan fungsi organ tubuh lebih cepat. Kalaupun hal itu sudah dibilang terlambat, kita bisa mencari solusinya dengan langkah yang harus lebih bijak. Seperti yang dialami oleh Ibu Picay. Melalui anaknya Rama Hadas, 59 tahun, Ibu Picay mengisahkan tentang perjuangannya melawan glaukoma yang mendera matanya selama ini. Sebagai istri seorang perwira, mendapatkan fasilitas pengobatan secara gratis sudah semestinya diterima mama saya. Namun menjelang akhir tahun 2009 lalu, mama saya mendapatkan informasi yang mengecewakan dari sebuah rumah sakit di Jakarta. Dia berujar pada saya bahwa, glaukoma yang ada dimatanya sudah percuma dioperasi. Sebagai pengamat kedokteran dan dokter mental, saya memberikan informasi yang gamblang kepada mama saya. “Mah, dokter mama itu tidak jujur. Sebetulnya bukan percuma, tapi memang Glaukoma menurut pengertian pakar dari seluruh dunia, sudah sangat sulit dikembalikan fungsinya,” saya berusaha memberikan pengertian sampai mama saya mengerti. Mama syok mendengarnya. Singkat cerita saya diundang ke kantor TN Indipenden (TNI) untuk mengetahui khasiat dan manfaat TANOMAX. Betapa kagetnya saya, bahwa jus mengkudu dari Tahiti yang bukan tergolong obat medis, memiliki Patent yang sudah diuji coba dan berhasil pada penyakit Glaukoma. Semakin tertarik menelusurinya, semakin mengerti saya bagaimana TANOMAX tersebut. Berbekal dosis meneteskan TANOMAX [cairan yang bening] ke mata mama saya pada pagi dan sore hari serta meminumkannya satu sendok makan 3 kali sehari membuahkan hasil. Tiga hari setelah mengonsumsi, mama mengatakan bahwa di dalam matanya ada yang bergerak. Saya berfikir khasiat TANOMAX  sedang bekerja. Sepuluh hari berikutnya, mama sudah bisa membedakan warna taplak mera yang ada di teras serta membedakan warna baju saya. Dua puluh hari berikutnya lensa mata mama sudah berangsur mengembalikan fungsinya, kini mama sudah bisa melihat tubuh walaupun belum fokus. Tidak hanya glaukoma yang dibenahi TANOMAX dalam tubuh mama saya, bahkan syaraf dan otot mama yang sempat bermasalah karena efek stroke yang menderanya sebanyak 3 kali pun ikut dibenahi. Tadinya kalau mama saya naik taksi kaki kanan harus diangkat lebih dulu. Tapi sekarang, dia bisa mengangkat kakunya untuk masuk kedalam mobil. Jadi terbukti bahwa TANOMAX, tidak hanya membantu membenahi sel-sel tubuh, namun juga organ yang merupakan muara sel juga ikut dibenahi TANOMAX. Dan secara langsung saya ungkapkan bahwa Paten yang terdapat pada TANOMAX benar adanya serta terbukti secara langsung, khususnya pada keluarga saya terlebih pada mama tercinta. Terima kasih TANOMAX.

Hanya beli TANOMAX melalui Website Ini

TANOMAX Bisa Langsung Dikirim Ke Rumah Anda

Pesan Sekarang !

klikTombol Pesan Ramuan Glukaoma